Trendsetter adalah sebuah istilah yang sudah sering digunakan beberapa tahun belakangan. Biasanya, seorang atau sebuah benda yang berbeda dan terkenal lalu diikuti oleh orang lain lazim disebut seperti itu. Namun, apa sebenarnya trendsetter itu? Apakah trendsetter adalah sesuatu yang bisa dibuat semua orang atau hanya beberapa saja?

Zaman semakin maju, banyak juga hal yang makin berkembang. Salah satu yang terlihat dengan jelas adalah teknologi. Saat ini perkembangan teknologi semakin terasa, termasuk di kehidupan sehari-hari. Dapat terlihat jelas bagaimana perkembangan teknologi sangat membantu kehidupan.

Perkembangan teknologi memudahkan orang-orang untuk mengakses informasi. Banyak hal yang bisa dilakukan saat ini dengan internet. Tidak peduli sejauh apa, selama bisa diakses internet, informasi bisa didapatkan meski dari belahan dunia lain. Jadi semakin tidak heran jika suatu tren di suatu negara bisa terkenal di dunia lain.

 

Trendsetter adalah

 

Karena mudahnya informasi, ditambah banyaknya sumber daya, tidak heran jika banyak suatu hal yang mirip satu dengan lainnya. Jadi akan mudah juga bagi masyarakat jika suatu hal terlalu mirip dengan hal lainnya hingga terasa seperti plagiarisme. Karena itu, kreatif juga menjadi salah satu hal krusial saat ini.

Itulah mengapa banyak orang-orang maupun merek yang berlomba menjadi berbeda. Bahkan figur-figur yang biasanya terkenal di media sosial tak jarang terkenal karena mempunyai konten yang berbeda dan bahkan diikuti oleh orang-orang lain. Hal itu karena mereka membuat sebuah tren yang ada dan mengapa trendsetter adalah salah satu hal yang penting saat ini.

 

Baca Juga:6 Langkah Awal Memulai Usaha Agar Lancar untuk Pemula

 

Apa itu Trendsetter?

Trendsetter adalah istilah lain untuk pencipta tren. Di masa seperti saat ini, menciptakan tren akan memberikan keuntungan tersendiri. Baik bagi seorang individu, maupun sebagai sebuah kelompok, menciptakan sebuah tren berarti akan banyak orang yang akan mengikuti hal tersebut.

Baca Juga 
Ini Dia, 4 Langkah Membangun Instagram Marketing!

Apalagi dalam bisnis, menjadi trendsetter memberikan keuntungannya tersendiri. Dengan membuat tren tersendiri, sebuah produk akan berbeda dari kompetitor lainnya. Hal tersebut tentu akan menarik hati para calon pelanggan. Bahkan justru kompetitor yang akan berusaha.

Inovasi menjadi bagian penting dalam bisnis. Sudah semakin banyak orang yang terjun ke bisnis membuat semakin banyak kompetitor yang ada. Jadi, penting bagi suatu brand untuk berbeda. Karena perbedaan yang unik tentu akan menarik hati para calon pelanggan. Itu karena kualitas dan harga produk yang sudah ada tentu saling bersaing dan tidak jauh berbeda.

Tidak harus dalam fitur produknya saja, namun pemasaran sebuah merek atau produk juga harus kreatif. Dengan begitu, produk tersebut akan menjadi teringat di benak para calon pelanggan yang melihat promosi tersebut. Kita bisa melihat contoh iklan baik di media televisi maupun di media sosial yang menggunakan pendekatan berbeda.

Trendsetter adalah

 

Tips Menjadi Trendsetter

Ada beberapa hal yang bisa membantumu untuk membuat tren atau menjadi trendsetter, yaitu:

 

Mempelajari Tren yang Ada

Salah satu yang harus kamu lakukan untuk menjadi trendsetter adalah mengikuti tren. Tentu tidak mungkin membuat suatu tren jika kamu tidak mengerti tren yang terjadi saat ini. Kamu harus terus mengikuti tren yang ada, memahami bagaimana perilaku masyarakat terhadap tren tersebut sehingga kamu bisa mengaplikasikannya kepada tren yang akan kamu buat.

Tren-tren yang ada tentu mempunyai kesamaannya sendiri. Seperti contoh, tren-tren tersebut mempunyai jangka waktu hingga berganti. Kamu juga harus mempelajari pasar yang ingin kamu tuju. Tentu tren pasti berbeda di kalangan umur ataupun jenis kelamin tertentu. Dengan begitu, kamu bisa membuat tren yang sesuai dengan tujuan kamu.

 

Baca Juga: Tips Pemula bagi yang Ingin Buka Bisnis Makanan Ringan

Baca Juga 
Manfaatkan Instagram Stories Sebagai Media Iklan Bisnis

 

Apalagi dengan adanya kemajuan teknologi, akses kamu untuk mempelajarinya juga semakin mudah. Kamu bahkan bisa mempelajari tren lain yang terjadi di daerah tertentu. Hal tersebut juga kemudian bisa kamu aplikasikan di pasar kamu. Dengan mengikuti dan mempelajari tren, kamu bisa menjadi trendsetter.

 

Memahami Konsumen

Tips lainnya dalam menjadi trendsetter adalah memahami konsumen. Konsumen adalah salah satu faktor utama dalam bisnis. Tanpa konsumen, tentu bisnis tidak dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu, penting bagi suatu bisnis untuk memahami konsumen sebelum mencoba menjadi trendsetter.

Kamu bisa menciptakan tren dengan memahami kebutuhan konsumen yang sebelumnya tidak bisa diakomodir oleh produk-produk yang sudah ada. Seperti contoh layanan transportasi online yang menjadi inovasi karena masyarakat membutuhkan mode transportasi yang berbeda dibanding yang sudah ada.

 

Trendsetter adalah

 

Terbuka 

Tips terakhir dalam menjadi trendsetter adalah selalu terbuka. Dalam bisnis yang bersaing ketat, sedikit perubahan akan sangat berarti. Oleh karena itu, penting untuk selalu inovatif dalam bisnis. Hal itu berarti harus terbuka untuk ide-ide baru yang kreatif dan out of the box. Karena tren yang tercipta tentu diciptakan oleh mereka yang berpikir di luar nalar. Dengan berpikiran terbuka, akan lebih untuk mendapatkan dan membuat ide yang unik untuk produk ataupun bisnis kamu.

 

Manfaat Menjadi Trendsetter

Berikut ini ada beberapa manfaat menjadi trendsetter.

Selalu Diingat 

Salah satu manfaat terbesar menjadi trendsetter adalah selalu diingat. Ketika produk kamu mempunyai fitur menarik yang belum ada sebelumnya, hal tersebut akan membuat produk ataupun merek kamu lekat di ingatan para pelanggan. Jadi kalaupun ada produk lain yang nantinya mengikuti atau meniru fitur tersebut, produk yang kamu jual akan dikenal karena menjadi pemrakarsa fitur tersebut.

Baca Juga 
Mengetahui Apa Itu Beban Pokok Penjualan

 

Tonton Juga: #SellerStory Bolalicious : Cara mengembangkan usaha Merchandise sepak bola.

 

Menjadi yang Pertama

Dengan menjadi sebuah trendsetter, kamu berkesempatan menjadi yang pertama. Sebagai contoh ketika kamu memberikan variasi pada makanan yang sudah lama ada. Dengan begitu, kamu menjadi yang pertama untuk memberikan variasi tersebut. Tentu para pelanggan akan merasa kagum dan penasaran dengan hal tersebut.

Namun, hal tersebut juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Kamu harus melakukan uji coba agar produk yang baru dibuat tersebut tidak hanya unik dalam penampilan saja, namun juga tetap memiliki kualitas yang mumpuni. Kamu tetap harus memperhatikan hal tersebut sehingga produk tersebut mampu bertahan lama.

 

Trendsetter adalah

 

Lebih Mudah Melakukan Pemasaran

Dengan menjadi trendsetter, sebuah bisnis akan lebih mudah melakukan pemasaran. Banyak influencer yang menjadi semakin besar karena mereka menjadi trendsetter pada konten yang mereka buat. Setelah itu, mereka memasarkan dirinya hingga kemudian bertambah besar. Hal tersebut dikarenakan awareness masyarakat kepada mereka tinggi, sehingga saat mereka mencoba melakukan pemasaran menjadi mudah.

 

Demikian penjelasan singkat mengenai trendsetter serta mengapa trendsetter bermanfaat bagi bisnis kamu. Namun sebelum sampai di titik itu, ada langkah-langkah yang harus kamu lalui untuk menjadi trendsetter dan hal tersebut bukan perkara mudah. Kamu harus melakukan observasi agar kamu bisa mengerti tren dan kemudian menjadi trendsetter.

Selain memikirkan sisi non teknis seperti menjadi trendsetter, kamu juga harus tetapi memikirkan kualitas teknis agar produk tersebut juga bukan sebuah produk yang sekedar naik namun jatuh lagi. Dengan SmartSeller, kamu tidak perlu khawatir kewalahan dalam mengirimkan barang karena kurir akan datang menjemput paket dengan fitur Shipping Management, serta Marketplace Integration yang akan membantumu mengisi stok jualan online di marketplace dengan mudah. Yuk, pakai SmartSeller!