kamu seorang pebisnis, kamu wajib merasakan betapa penting dan fungsi laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan merupakan sebuah dokumen yang dibuat untuk menguraikan informasi mengenai keuangan suatu perusahaan dalam satu periode tertentu yang mana bisa dimanfaatkan sebagai gambaran situasi keberhasilan dan kemampuan perusahaan tersebut. Catatan ini berisikan pembelian dan penjualan, hutang dan piutang, pengeluaran dan pemasukan, serta transaksi keuangan lainnya.

Meskipun dirasa berat saat membuatnya, laporan tersebut menjadi hal penting terhadap kemajuan dan perjalanan bisnis yang kamu dirikan. Laporan keuangan perlu dibuat dengan sangat terperinci supaya fungsi laporan keuangan yang mana diperlukan oleh perusahaan untuk bahan evaluasi dapat berjalan dengan baik dan optimal. Oleh karena itu, kamu atau karyawan yang bertanggung jawab tidak boleh asal membuat catatan transaksi karena hal ini berkaitan dengan fungsi laporan keuangan. 

 

Fungsi Laporan Keuangan

 

Progress bisnis kamu dalam suatu periode juga dapat dinilai dari laporan keuangan perusahaan. Kamu dapat memahami dan menganalisa keuntungan dan kerugian serta pemasukan dan pengeluaran dalam suatu periode berkat laporan keuangan tersebut. Dengan demikian, usahakan selalu teliti saat mengerjakan laporan keuangan supaya hasilnya akurat.

 

Baca Juga: 8 Faktor Keberhasilan Wirausahawan yang Perlu Kamu Tahu

 

Kebanyakan perusahaan menyusun laporan keuangan ketika periode akuntansi perusahaan berakhir di waktu yang telah disepakati oleh pemilik perusahaan atau ketua departemen keuangan. Ada perusahaan yang membuat laporan keuangan di setiap akhir tahun, ada pula yang setiap bulan sekali, dan ada juga yang melakukannya beberapa bulan sekali.

Ada beragam jenis laporan keuangan perusahaan yang dapat dipakai sesuai dengan jenis transaksi yang dilakukan oleh perusahaan. Misalnya, laporan laba rugi dipakai untuk menemukan posisi keuangan laba dan rugi perusahaan; laporan arus kas digunakan untuk mengetahui transaksi masuk dan keluar perusahaan; laporan perubahan modal diperlukan untuk melaporkan apabila ada perubahan modal yang terjadi di periode tertentu; serta laporan neraca diaplikasikan untuk memperlihatkan kondisi, informasi, dan posisi keuangan dalam waktu tertentu.

Baca Juga 
Mengenal Apa itu Checkout & Istilah Lain Bisnis Online

 

Karakteristik Laporan Keuangan

Fungsi Laporan Keuangan

 

Pembuatan laporan keuangan adalah untuk menyajikan informasi finansial perihal perubahan-perubahan posisi keuangan, atau kemampuan keuangan yang dapat menjadi tolak ukur untuk memutuskan sebuah kesepakatan ataupun menentukan ketentuan tertentu. Untuk mencapai tujuan dan fungsi laporan keuangan, penyusun laporan keuangan harus mengerti empat karakteristik laporan keuangan, yaitu:

  • Relevan

Apabila informasi dalam laporan keuangan mampu memberikan pengaruh keputusan ekonomi pengguna, maka laporan keuangan tersebut bisa dikatakan relevan. Keputusan ekonomi yang dimaksud di sini adalah mampu menuntun pengguna menilai kejadian di masa lampau dan masa sekarang, serta mampu memperbaiki hasil penilaian di masa lampau.

 

  • Bisa dipahami

Saat menyusun laporan keuangan, cara pandang yang harus diingat adalah membuat laporan keuangn yang dapat dimengerti dan dipahami dengan mudahnya oleh pembaca, maupun pengguna. Namun, pembaca dan pengguna juga harus mempunyai ilmu pengetahuan yang cukup tentang kegiatan ekonomi & bisnis, serta akuntasi, dan juga keinginan untuk mendalami informasi tersebut.

 

  • Bisa dibandingkan

Untuk mendapatkan fungsi laporan keuangan yang maksimal, catatan transaksi ini harus dapat dibandingkan secara apple to apple dengan laporan keuangan pada periode sebelumnya ataupun laporan keuangan entitas lain pada umumnya. Hal ini memiliki tujuan untuk menganalisa kecenderungan posisi dan kemampuan keuangan, serta menilai posisi keuangan, kemampuan, dan perubahan posisi keuangan secara relatif

 

  • Meyakinkan

Laporan keuangan yang memiliki karakteristik ini berarti laporan keuangan tersebut memiliki informasi yang bebas dan tak terikat dengan pengertian yang keliru, tidak menyajikan informasi keuangan yang salah, memberikan kenyataan dan fakta yang jelas dan jujur, dan mempersembahkan informasi yang telah terverifikasi. Supaya informasi keuangan yang terdapat di dalam laporan keuangan dapat diandalkan, maka laporan keuangan tersebut harus disajikan dengan jujur, substansial, menjadi pertimbangan sehat, dan netral.

Baca Juga 
Mengenal Apa itu Resi serta Fungsinya kepada Bisnis

 

Baca Juga: Mengenal Pentingnya Pembukuan Usaha dan Cara Membuatnya

 

Cari tahu lebih lanjut #SellerStory di sini Tonton Kisah Sukses Bisnis Hijab Fashion Designer, @batikbayong

 

Fungsi Laporan Keuangan di Mata Perusahaan

Fungsi Laporan Keuangan

 

Secara umum, memastikan posisi keuangan perusahaan (sedang aman-aman saja atau terancam) merupakan salah satu fungsi laporan keuangan. Hal ini pun akan membuat para pemimpin, stakeholder, dan investor bisa memberikan kebijakan perihal perusahaan dan menentukan keputusan secara lebih cepat.

Untuk mengetahui fungsi laporan keuangan lainnya, cek di bawah ini!

 

  • Mendeteksi permasalahan keuangan perusahaan dan jalan keluarnya

Fungsi laporan keuangan yang paling utama adalah untuk mengetahui permasalahan keuangan yang dihadapi oleh perusahaan. Sebuah perusahaan pasti perlu melakukan evaluasi. Salah satu cara untuk evaluasi adalah dengan membaca laporan keuangan perusahaan untuk mengetahui masalah keuangan kantor dan cara memecahkan masalah. Dengan demikian, pemilik perusahaan dapat membuat berbagai perbaikan di divisi terkait setelah merasakan fungsi laporan keuangan yang satu ini. Tidak hanya itu, dengan ini diharapkan bahwa proses perusahaan dan keuangan perusahaan dapat berjalan dengan lebih bijak di kesempatan berikutnya.

  • Melengkapi proposal dan pajak

Laporan keuangan merupakan salah satu jenis dokumen yang menjadi langganan untuk diminta oleh para investor kepada pemilik perusahaan. Untuk menjalankan fungsi laporan keuangan ini, kamu perlu menggabungkan materi proposal dan laporan pajak SPT dengan laporan keuangan.

Apabila kamu tidak membuat laporan keuangan, investor potensial akan menjadi susah ditemukan dan didapatkan sebab dia juga perlu berhati-hati dalam memutuskan suatu hal. Namun, jika kamu selalu menyediakan laporan keuangan, investor dapat memercayai usaha tersebut serta memberikan nilai kredibilitas yang cukup tinggi. Hal ini dikarenakan investor menjadi percaya diri dan memiliki pegangan untuk menaruh investasi lebih banyak lagi setelah menilai manajemen perusahaan dapat mengatur keuangan dengan baik dan menjalankan kewajibannya dengan profesional.

Baca Juga 
Alasan E-Commerce Enabler adalah Cara Optimalkan Bisnis 

  • Memastikan valuasi bisnis

Fungsi laporan keuangan lainnya adalah memastikan valuasi dan keadaan bisnis. Apabila usaha kamu sudah sangat besar dan membuka investor untuk masuk, investor akan memutuskan apakah ia ingin menanamkan sejumlah dana atau tidak di perusahaan kamu setelah membaca dan menganalisa laporan keuangan perusahaan kamu secara detail.

Jika nilai merah alias kerugian lebih banyak terlihat pada catatan transaksi, hal ini berarti bisnis yang kamu jalankan masih belum mampu melaksanakan fungsi laporan keuangan dengan sempurna. Valuasi usaha berbanding lurus dengan kerapihan laporan keuangan yang disediakan. Semakin rapi laporan keuangan, valuasi usaha semakin meningkat. Hal ini dikarenakan investor memandang bisnis kamu sudah bertumbuh sesuai harapan. Evaluasi bisnis ini terasa sulit untuk dieksekusi tanpa adanya kesuksesan fungsi laporan keuangan yang dimiliki oleh pihak manajemen perusahaan.

 

Fungsi Laporan Keuangan

 

Seperti yang sudah diinformasikan sebelumnya bahwa laporan keuangan berhubungan dengan arus transaksi keluar-masuk. Dengan demikian, hal ini berkaitan dengan manajemen order bisnis kamu. Supaya kamu bisa memiliki laporan keuangan yang berdasarkan fakta, mengoptimalkan fungsi laporan keuangan, dan operasional bisnis kamu juga menjadi lebih efisien, kamu memerlukan manajemen order yang mampu membantu kamu dalam mengelola pesanan dengan baik dari channel penjualan manapun sehingga tidak ada lagi salah hitung ongkos kirim, kesulitan merekap pesanan, dan tidak sempat memberikan nomor resi. Oleh karena itu, SmartSeller hadir untuk membantu kamu dalam hal ini.

Fitur order management yang dimiliki oleh SmartSeller mampu membuka pesanan di mana pun, menghitung biaya pengiriman secara sistematis, mencetak label pengiriman dan invoice, memberikan nomor resi secara otomatis, memberikan barcode untuk keperluan input produk dengan cepat, dan sebagainya. Yuk, daftar sekarang supaya kamu dapat merasakan fungsi laporan keuangan yang maksimal bersama order management dari SmartSeller!