Untuk kamu yang memiliki bisnis produksi barang atau yang baru ingin memulainya, kamu harus paham tentang quality control artinya adalah proses yang seperti apa. Quality control artinya yaitu upaya pengecekan barang pasca produksi yang harus dilakukan untuk memastikan kualitas barang itu sendiri. Maka dari itu, quality control merupakan hal yang sangat penting.

Dengan menerapkan proses quality control artinya kamu menjual sebuah produk yang layak untuk digunakan. Hal ini tentunya sangat penting untuk diterapkan untuk menjaga image bisnis yang dibangun. Selain itu, adanya proses quality control artinya kamu dapat mengurangi kesalahan yang dapat menimbulkan kerugian nantinya.

Jadi, quality control artinya adalah proses yang seperti apa dalam bisnis? Jika belum tahu, kamu berada di artikel yang tepat! Yuk, baca sampai bawah agar kamu lebih paham tentang quality control artinya apa, fungsinya, dan informasi terkait lainnya.

Quality Control artinya

Quality Control Artinya 

Dalam dunia bisnis, terutama bisnis yang berfokus pada produksi barang jenis apapun itu, quality control artinya yaitu sebuah proses pengecekan ulang barang yang sudah melewati beberapa tahap pengerjaan sebelum akhirnya akan disebarluaskan untuk dijual. Maka dari itu, quality control merupakan tahapan atau pekerjaan yang penting dalam sebuah bisnis.

Dalam istilah lain, quality control artinya adalah proses di mana kamu atau orang yang bekerja di bagian quality control melakukan uji coba barang yang sudah selesai diproduksi sebelum akhirnya didistribusikan untuk dijual. Selain itu, quality control artinya adalah salah satu usaha untuk menjaga keamanan pelanggan saat hendak menggunakan suatu barang.

Baca juga : 20 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Usaha yang Efektif

Dalam berbisnis, para pelaku bisnis harus memiliki Standar Operasional Perusahaan (SOP). SOP ini diterapkan tidak hanya untuk para orang yang bekerja saja, namun setiap hal yang berhubungan dengan bisnis terutama proses produksi juga harus ada SOP nya. Jadi, quality control artinya merupakan proses pengujian barang yang telah selesai diproduksi, apakah sudah sesuai dengan SOP yang telah ditentukan oleh perusahaan atau belum.

Baca Juga 
Lakukan 3 Tips Promosi Produk di Facebook Berikut Ini!

Hal lain yang perlu diketahui, proses quality control itu sendiri tidak hanya proses pengecekan barang yang sudah jadi saja. Namun, bahan pendukung lainnya yang merupakan komponen utama dari suatu barang juga harus masuk ke dalam proses quality control. Hal ini bertujuan agar kualitas barang yang dibuat bisa lebih terjaga nantinya.

Quality Control artinya

Tugas dari Quality Control

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, quality control artinya adalah proses pemantauan dari suatu bahan pendukung atau bahan baku sampai menjadi bahan utama. Jadi, orang yang melakukan kegiatan quality control itu sendiri bisa dari pemilik bisnis atau orang lain yang memang sudah paham dengan barang yang ingin diproduksi.

Dalam prosesnya, quality control dari satu bisnis dengan bisnis lainnya tentu berbeda, tergantung dari jenis bisnis yang dijalankan. Namun, satu hal yang pasti sama yaitu quality control memastikan kualitas dari barang, mulai dari bahan baku sampai barang yang sudah jadi memenuhi standar yang diinginkan. Berikut ini adalah tugas dari quality control:

1. Memantau dan Mencoba Barang yang Diproduksi

Tugas pertama dari quality control yaitu melakukan pemantauan dan trial dari barang yang telah melewati tahap produksi. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan pelanggan yang nantinya akan menggunakan produk tersebut.

2. Memastikan Izin dari Bahan 

Tugas selanjutnya dari quality control yaitu untuk memastikan izin atau status dari penggunaan bahan yang akan digunakan sebelum masuk proses produksi. Contohnya, jika kamu adalah pebisnis makanan, kamu harus memastikan bahwa bahan baku yang digunakan adalah bahan yang aman dan halal.

Mengapa hal tersebut perlu dilakukan quality control? Yaitu agar bisnis yang kamu jalankan nantinya aman tanpa harus bermasalah dengan hukum. Sama halnya dengan bahan non-makanan. Kamu juga harus bisa memastikan bahan tersebut tepat untuk digunakan sebagai bahan baku atau tidak. 

Baca Juga 
Inventory Control adalah: Pengertian, Manfaat, dan Metodenya

Quality Control artinya

3. Membuat Laporan Quality Control

Tugas terakhir dari quality control yaitu membuat laporan terkait proses quality control itu sendiri. Setiap orang yang melakukan quality control pasti akan membuat laporan. Jadi, orang yang melakukan quality control artinya akan menggunakan laporan yang telah dibuat sebagai guidance untuk melakukan proses evaluasi terkait apa saja yang kurang dan harus diperbaiki.

Cara Kerja dari Quality Control

Setelah mengetahui quality control artinya adalah apa dan bagaimana tugasnya, sekarang kamu harus tahu cara kerja dari quality control. Berikut penjelasannya.

Quality Control artinya

1. Menentukan Kriteria

Cara kerja pertama dari quality control adalah menentukan kriteria. Sebelum kamu memutuskan untuk memproduksi suatu barang untuk dijual, kamu harus menentukan beberapa kriteria. Kriteria tersebut meliputi mau menghasilkan barang apa, apa saja bahan baku yang akan digunakan, apakah ada izin terkait yang harus dipenuhi agar nantinya tidak terjadi masalah, dan lain sebagainya. 

Hal tersebut sangat penting untuk ditentukan di awal. Mengapa demikian? Agar nantinya produksi barang dan bisnis bisa berjalan dengan lancar tanpa ada masalah. Dengan menentukan kriteria, persiapan produksi nantinya akan lebih matang dan terencana dengan baik.

2. Menyamakan Tujuan Bisnis

Cara kerja selanjutnya dari quality control yaitu menyamakan visi dan misi dari sebuah bisnis. Mengapa hal ini harus dilakukan? Quality control artinya yaitu menjaga kualitas dari sebuah produk. Jadi, seluruh orang yang terlibat dalam suatu bisnis, terutama orang yang bertanggung jawab atas proses produksi harus punya pandangan yang sama. 

Dengan begitu, bisnis terutama dalam proses produksinya bisa berjalan dengan baik dan lancar karena semuanya memiliki visi dan misi yang sama. Oleh karena itu, sebuah bisnis harus memiliki Standar Operasional Perusahaan (SOP) agar seluruh orang yang ada dalam sebuah bisnis paham akan cara kerjanya. 

Baca Juga 
Ini Dia, 4 Manfaat Personal Branding untuk Kemajuan Bisnis Anda!

Baca juga : Lindungi Produk, Ini Definisi Apa Itu Packing dan Jenis

3. Memperbaiki Kualitas dari Produk

Cara kerja quality control yang terakhir yaitu menjalankan proses quality control itu sendiri. Dalam prosesnya, salah satu hal utama yang harus diketahui yaitu berapa banyak produk yang mengalami kegagalan atau kurang memenuhi SOP. Maka dari itu, tim quality control yang bertanggung jawab harus bisa memperbaikinya agar memenuhi SOP dan layak untuk digunakan.

Jadi, proses quality control artinya memastikan jumlah kegagalan produk berkurang. Dengan begitu, bisnis akan berjalan dengan lancar. Namun, sebagai pelaku bisnis kamu juga harus menyiapkan plan B untuk mengantisipasi masalah yang mungkin akan terjadi dalam proses quality control

Nah, itu tadi penjelasan mengenai quality control artinya seperti apa, tugas dan cara kerja dari quality control itu sendiri. Sebagai pelaku bisnis, kamu harus bisa melakukan dan menerapkan quality control guna untuk menjaga kualitas barang yang akan kamu jual.

Selain melakukan quality control, pengelolaan bisnis yang baik adalah hal yang harus bisa kamu terapkan agar bisnis berjalan sesuai dengan yang kamu inginkan. Banyak cara yang dapat kamu usahakan untuk melakukan pengelolaan bisnis dengan baik, salah satunya yaitu dengan menggunakan SmartSeller!

Di SmartSeller, terdapat fitur inventory management yang dapat membantu bisnismu agar tidak kekurangan stok barang. Jadi, kamu dapat memantau stok barang dagangan di manapun dan kapanpun. Jadi, stok barang jualanmu nantinya akan bisa segera di update agar pelanggan tahu. 

Selain itu, jika kamu ingin mencoba bisnis yang lain seperti menjadi reseller, SmartSeller adalah platform yang tepat untuk kamu gunakan karena menyediakan reseller yang trusted dan berkualitas. Yuk, cobain pakai SmartSeller sekarang juga!