Sikap wirausaha yang baik harus kamu miliki jika kamu ingin memulai bisnis. Karena wirausaha bukan hanya sekedar memiliki persiapan yang baik, namun juga sikap wirausaha yang sesuai. Sudah banyak orang yang menjadi wirausaha, tetapi belum tentu mereka semua mempunyai sikap wirausaha yang baik. Hal itu yang membedakan para wirausahawan tersebut.

Belakangan ini, kamu pasti sering menemui banyak sekali keluarga maupun teman yang mulai berjualan. Terutama di masa pandemi belakangan. Lapangan pekerjaan yang jauh lebih sedikit dari pencari kerja menjadi alasan utama mengapa semakin banyak orang yang menjadi wirausahawan. Belum lagi biaya hidup yang semakin tinggi membuat banyak orang menjadi wirausahawan untuk uang tambahan di samping pekerjaan utamanya. Selain itu, wirausahawan juga terbuka bagi siapa saja. Mulai dari ibu rumah tangga yang mencari kesibukan, untuk anak lulusan sekolah yang ingin bekerja, sampai pensiunan yang ingin mengisi waktu luang.

Baca juga: Film yang Bisa Menginspirasi Pebisnis

Alasan Seseorang Menjadi Wirausahawan 

Ada beberapa hal yang melatarbelakangi seseorang menjadi wirausahawan. Berikut beberapa di antaranya:

  • Lapangan Pekerjaan

Salah satu yang membuat orang menjadi wirausaha adalah ketika mereka belum mendapatkan pekerjaan. Dibanding menunggu tidak tentu, lebih baik menjemput bola. Karena itu banyak yang menjadi wirausahawan sambil mendapatkan pekerjaan tetap. Beberapa di antaranya justru keterusan dan sibuk menekuni usaha yang ia miliki.

  • Mencari Uang Tambahan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, banyak juga yang menjadi wirausaha sekedar untuk mencari uang tambahan. Biasanya banyak masyarakat yang mencari uang tambahan dengan melakukan pekerjaan lepas. Namun terkadang, waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan lepas bentrok dengan waktu pekerjaan tetap. Namun, mereka tetap membutuhkan uangnya. Oleh karena itu, banyak yang menjadi wirausaha agar dapat mendapat uang tambahan tanpa mengganggu pekerjaan utama yang ia miliki. 

  • Waktu

Mempunyai pekerjaan tetap tentu menyenangkan. Namun, banyak dari pekerja yang waktunya habis untuk melakukan pekerjaan di kantor. Belum lagi jika mereka sudah berkeluarga. Terkadang rencana liburan yang sudah disusun jauh hari, harus dibatalkan karena ada pekerjaan mendadak dari kantor. Hal itu bukan tidak mungkin bisa menyebabkan perselisihan. Oleh karena itu, banyak dari mereka yang memutuskan keluar dari pekerjaan tetap dan membuka bisnisnya sendiri. Dengan membuka bisnisnya sendiri, mereka bisa mengatur waktu sesuai kebutuhan mereka. 

  • Hobi

Banyak juga orang-orang yang memulai wirausaha karena hobi. Sebagai contoh, orang yang mempunyai hobi bersepeda biasanya juga senang memodifikasi sepedanya. Karena itu, ia berniat membuka bengkel sepeda. Hal tersebut adalah bukti kalo hobi bisa menjadikan pekerjaan. Belum lagi ia mengerti tentang sepeda dengan baik sehingga bisnis yang ia dirikan sangat ia pahami.

  • Orang tua

Hal ini kerap terjadi saat orang tua mempunyai bisnis, apalagi jika bisnis tersebut turun temurun. Biasanya salah satu anak akan diberikan tugas untuk membantu atau malah mengelola toko tersebut. Biasanya si anak sudah disiapkan secara perlahan, apalagi mereka sudah terbiasa melihat orangtuanya mengelola toko tersebut. Lagipula, orang tua mungkin lebih merasa aman jika anak yang meneruskan usaha orang tuanya.

  • Karena tidak cocok di lingkungan kerja

Ini juga hal yang kerap terjadi untuk beberapa orang. Biasanya mereka sudah mencicipi terlebih dahulu dunia kerja, terutama di sektor formal. Aturan kerja yang biasanya kaku tidak cocok bagi mereka. Belum lagi perselisihan dengan atasan yang membuat mereka merasa tidak nyaman karena bertentangan dengan prinsip yang mereka punya. Karena itu, akhirnya mereka mempunyai usaha sendiri karena tidak merasa cocok bekerja untuk orang lain. 

Baca juga: Prinsip Etika Bisnis

Sikap-Sikap Wirausaha 

Alasan-alasan di atas adalah mengapa banyak orang yang memilih menjadi wirausahawan. Tapi menjadi wirausahawan tidak mudah, lho. Banyak hal yang harus kamu persiapkan agar bisnis kamu bisa berjalan dengan lancar. Contohnya memilih ide bisnis yang kamu ingin lakukan, melakukan riset pasar hingga mencari supplier dari produk yang akan kamu jual. Selain itu, kamu juga harus mempunyai sikap wirausaha agar bisnis kamu bisa bertahan. Apa saja sikap wirausaha itu?

  • Kerja Keras

Sikap wirausaha yang pertama adalah bekerja keras. Sikap ini sebenarnya harus kamu terapkan di segala sisi kehidupan. Apapun yang kamu lakukan, kamu harus bekerja keras. Nasibmu ke depan bergantung pada sekeras apa kamu bekerja. Apalagi jika kamu ingin membuka usaha sendiri, masa depan usaha kamu ada di tangan kamu. Kerja keras yang kamu lakukan tentu akan berujung pada hasil yang baik. Sikap wirausaha ini adalah yang paling utama yang harus kamu miliki.

  • Optimis

Sikap wirausaha yang baik adalah optimis. Kamu harus selalu optimis dalam menghadapi kendala apapun yang akan kamu temui nantinya. Mempunyai mindset yang optimis juga akan membantu kamu dalam menghadapi masalah. Kamu juga akan memancarkan aura positif dengan selalu bersikap optimis.

  • Profesional

Sikap wirausaha selanjutnya yang harus kamu miliki adalah bersikap profesional. Meskipun usaha yang kamu bangun masih kecil, kamu harus bersikap profesional. Kalau kamu mempunyai karyawan, pastikan hak-hak mereka terpenuhi. Dalam menghadapi pelanggan juga kamu harus bersikap profesional sebagai sikap wirausaha kamu. Meskipun pelanggan tersebut menyebalkan, kamu tetap harus menghadapinya secara profesional. Biar bagaimana pun, apa yang kamu lakukan akan berpengaruh pada reputasi usaha kamu.

  • Terbuka

Terbuka adalah salah satu sikap wirausaha yang harus kamu miliki. Di dunia yang semakin modern ini, penting bagi manusia untuk selalu berpikiran terbuka. Kemajuan semakin tidak dapat dibendung, akibatnya perubahan juga tak mungkin dihindari. Di antara perubahan tersebut, tentunya akan ada yang berpengaruh pada bisnis kamu. Karena itu, kamu tidak boleh alergi dengan perubahan. Kamu harus mengikuti tren agar bisnis kamu bisa bertahan.

  • Mendengarkan

Mau mendengarkan juga menjadi sikap wirausaha yang penting untuk dimiliki. Pelajaran bisa didapatkan dari mana saja, termasuk dari orang lain. Kamu perlu mendengarkan karyawan tentang apa yang bisa dioptimalkan sehingga pekerjaan yang dilakukan bisa semakin baik. Kamu juga harus mendengarkan saran dan kritik dari pelanggan karena mereka yang menggunakan produk tersebut. Dengan mendengarkan, kamu bisa memperbaiki kekurangan yang dimiliki bisnis kamu.

  • Berani Mengambil Resiko

Mengambil resiko adalah salah satu sikap wirausaha. Sebagai pemilik usaha, kamu tentu akan dihadapkan dengan berbagai resiko. Kamu adalah pengambil keputusan pada bisnis kamu. Sebelum mengambil keputusan, sebaiknya kamu menimbang resiko yang ada. Untuk maju, kamu juga butuh resiko.

Baca juga: Cara Jualan Online untuk Pemula

Sikap wirausaha yang sudah disebutkan di atas dapat kamu jadikan pegangan dalam menjalankan bisnis kamu. Selain itu, kamu juga harus mempersiapkan dengan betul persiapan usaha kamu bisa berjalan dengan baik dan lancar. Kamu juga dapat menggunakan sistem yang dapat membantu kamu mengelola dari satu dashboard. Kamu bisa mengelola inventori kamu, order yang masuk, hingga pengiriman barang barang kamu dengan SmartSeller. Untuk info lengkapnya, langsung aja cek di sini!