Kini, kita tidak hanya jualan online yang bisa mendapatkan pendapatan dari dunia digital, tapi ada banyak jenis-jenis bisnis online lainnya yang ditawarkan dan disuguhkan. Kini jenis-jenis bisnis online tersebut menjadi incaran dan digemari oleh masyarakat, entah untuk menjadi prioritas dalam meraih pendapatan atau menjadi tambahan pemasukan. 

Jenis-jenis bisnis online ini memiliki kesempatan untuk tetap hidup, meskipun selama atau setelah adanya krisis yang disebabkan pandemi. Hal ini terjadi karena era digital di Indonesia semakin meluas sehingga ada atau tidaknya pandemi, dunia digital tetap berjalan dan diperlukan di setiap aspek kehidupan manusia.

Penyebab Jenis-jenis Bisnis Online Semakin Menggiurkan

Ada beberapa faktor utama kenapa jenis-jenis bisnis online semakin berkembang dan diminati oleh banyak orang, yaitu:

  • Kapan pun dan di mana pun

Jenis-jenis bisnis Online

Kamu bisa menjalankan salah satu dari jenis-jenis bisnis online tanpa mengenal waktu dan tempat karena hal ini dapat dilakukan secara remote. Namanya juga “online” maka semua yang diperlukan untuk dikerjakan hanya melalui internet dan tidak perlu tatap muka.

  • Pekerjaan yang tidak rumit

Ada banyak dari berbagai jenis-jenis bisnis online yang bukan pekerjaan yang sulit dijalani atau membutuhkan keahlian khusus. Selain itu, kemudahan akan operasionalnya juga semakin menarik khalayak untuk menjadi penggiat jenis-jenis bisnis online ini.

  • Biaya operasional yang cenderung murah untuk pemula

Apabila kamu masih newbie, kamu tidak perlu menyewa ruko untuk menjalani jenis-jenis bisnis online. Kok bisa seperti itu? Iya, hal ini karena kamu bisa melakukannya di rumah. Misalnya kamu menjual baju secara online, kamu cukup stok produk kamu di rumah, di kamar, atau bahkan kosan kamu, dan melakukan penjualan di e-commerce atau sosial media karena kamu tidak perlu lagi menjajakan produk tersebut untuk bisa dilihat oleh calon pembeli.

Baca Juga: Pilihan Buku Tentang Bisnis Buat Kamu yang Baru Memulai Bisnis

Baca Juga 
Tips Digital Marketing Menggunakan TikTok, Era Baru Media Pemasaran!

Jenis-jenis Bisnis Online yang Menjanjikan

Apabila waktu dan tempat tidak lagi jadi penghalang, operasional yang terbilang mudah, serta tidak perlu modal yang banyak, dan kamu masih maju-mundur untuk menjalankan salah satu dari berbagai jenis-jenis bisnis online, mungkin kamu masih punya banyak pertanyaan di kepala kamu, seperti Jenis-jenis bisnis online mana yang menjanjikan?, “Apa keuntungannya?”, atau “Apa perbedaannya?”. Oleh karena itu, SmartSeller telah merangkum jenis-jenis bisnis online apa saja yang menggiurkan dan terlihat oke untuk dijalankan

  • Bisnis Penjualan Produk

Jenis-jenis bisnis Online

Menjual produk online milik sendiri merupakan salah satu dari berbagai jenis-jenis bisnis online yang bisa dicoba karena bisnis ini paling banyak digandrungi dan menjadi favorit oleh para entrepreneur. Ada berbagai jenis produk yang bisa kamu tawarkan secara online, seperti pakaian, makanan, aksesoris, perabotan rumah tangga, hingga otomotif.

Kamu bisa memasarkan dan mempromosikannya di berbagai media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter, ataupun TikTok. Tidak hanya itu, e-commerce yang menjadi salah satu platform untuk jual-beli online juga bisa kamu manfaatkan. Kini ada berbagai e-commerce yang terkenal aman dan nyaman di Indonesia, seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, JD.ID, dan BliBli.

Supaya sukses dalam menjual produk sendiri, hal yang perlu kamu lakukan adalah mempunyai foto produk dan deskripsi yang menarik, menyiapkan promosi -terutama di twin date atau Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas)-, dan memberikan exposure terhadap bisnis kamu supaya banyak orang yang mengetahuinya.

  • Bisnis Reseller atau Dropship

Jenis-jenis bisnis Online

Kamu nggak punya produk sendiri, tapi tetap mau berkecimpung di salah satu dari jenis-jenis bisnis online? Jangan khawatir! Kamu harus berkenalan dengan istilah reseller atau dropship!

Reseller adalah di mana kamu membeli dan menyetok produk dari orang lain atau produsen, lalu kamu jualkan produk tersebut kembali ke target audiens kamu. Oleh karena itu, kamu perlu menaikkan harga produk untuk dijual ke calon pembeli kamu dari harga asli yang kamu dapatkan dari produsen agar mendapatkan untung. Kamu bisa, loh, menginformasikan ke produsen tersebut bahwa kamu adalah seorang reseller supaya kamu bisa mendapatkan harga yang lebih murah sehingga barang yang kamu jual kembali bisa bersaing dengan pebisnis lainnya.

Baca Juga 
6 Cara Mudah Tingkatkan Engagement di Facebook, Pelajari dan Terapkan!

Duh, tapi aku ga punya modal untuk itu!” Nah, kalau begini, kamu bisa memanfaatkan sistem dropship di mana kamu tinggal mempromosikan produk orang lain atau produsen. 

Lalu, ketika ada yang memesan, kamu tinggal pesan produk tersebut ke pihak ketiga yang produknya kamu promosikan dengan langsung memberikan alamat si pemesan. Dengan demikian, produk tersebut akan langsung dikirimkan ke pemesan dari orang ketiga tanpa melalui kamu. Istilah dropship ini sudah cukup dikenal oleh para produsen bahkan ada kolom khusus di e-commerce yang bisa kamu centang untuk menginformasikan kamu adalah dropshipper sehingga ketika ada pemesan yang datang dari kamu, si produsen atau orang ketiga akan mengatasnamakan produk tersebut dengan nama kamu.

  • Bisnis Affiliate Marketing

Jenis-jenis bisnis Online

Affiliate marketing atau pemasaran afiliasi memiliki sistem yang sama dengan reseller atau dropship, di mana kamu “mengambil” produk pihak lain. Bedanya adalah kamu hanya perlu menawarkan produk tersebut ke calon pembeli tanpa perlu menaikkan harga modal. Pekerjaan kamu ini akan dibayar melalui komisi dari setiap produk yang berhasil terjual. Komisi yang ditawarkan sangat beragam, biasanya berkisar pada 20% hingga 40% dari harga produk yang sukses dijual.

Ada beragam cara menawarkan produk tersebut. Di e-commerce, umumnya, pebisnis affiliate marketing memiliki link khusus untuk diberikan ke calon konsumen. Ketika calon konsumen tertarik dan memutuskan untuk membeli produk melalui link tersebut, sistem dapat mengidentifikasi siapa pemilik link tersebut untuk mendapatkan komisi yang berhasil diraihnya.

Kamu bisa banget, loh, menawarkan produk yang kamu jual di media sosial dengan berkomentar di unggahan orang lain ataupun membuat konten yang berisi rekomendasi produk yang kamu jual. Jangan lupa untuk sisipkan link affiliate kamu, ya, supaya para pembaca dapat langsung klik dan melakukan pemesanan!

Baca Juga 
Ini Dia, Tips Endorse Produk ke Selebgram!

Dengan menjalani salah satu dari beragam jenis-jenis bisnis online ini, risiko yang kamu dapatkan tergolong rendah. Hal ini disebabkan kamu tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk menjalani bisnis ini.

Baca Juga: Inspirasi Kisah Pengusaha Sukses Dalam dan Luar Negeri

Sebagai pemula, kamu bisa menjalani jenis-jenis bisnis online, seperti dropship atau affiliate marketing yang tidak perlu mengeluarkan modal yang besar dan dapat meminimalisir risiko. Namun, jika usaha kamu sudah semakin besar, kamu bisa mulai menjadi reseller atau bahkan memasarkan barang-barang yang kamu produksi sendiri. Hal ini tentunya membutuhkan usaha yang lebih maksimal. Walaupun demikian, keuntungannya pun akan sebanding dengan usaha yang diberikan.

Jika kamu sudah siap menjadi reseller atau produsen, kamu perlu memasarkannya di berbagai platform supaya calon pembeli semakin banyak yang terjaring. Namun, memeriksa satu persatu platform yang kamu gunakan untuk berjualan bisa menjadi salah satu hal yang melelahkan dan membuat kamu kerepotan. Walaupun demikian, kamu tidak perlu cemas lagi karena sudah ada SmartSeller!

Aplikasi yang pengunaannya mudah dimengerti ini dapat membantu kamu untuk pantau, lihat, dan kelola pesanan yang kamu terima hanya dengan menggunakan satu dashboard saja karena ia memiliki fitur marketplace integration. Selain itu, ada juga shipping management di mana kamu bisa mengirimkan paket dengan mudah dan mendapatkan diskon ongkir sehingga hal ini juga bisa kamu tawarkan kepada calon pembeli sebagai nilai plus toko kamu. Gabung SmartSeller sekarang, yuk!