Pengguna sepeda motor di Indonesia sangat banyak. Berdasarkan data dari Korlantas Polri, per tanggal 1 September 2022, ada 120 juta unit motor beredar di Indonesia. Karena itulah peluang jualan helm cukup menjanjikan.

Satu orang kemungkinan bisa punya lebih dari satu helm. Baik untuk cadangan, koleksi, atau mengganti helm yang sudah rusak. Kamu bisa berjualan secara online atau membuka kios di pinggir jalan raya, agar lebih mudah dijangkau konsumen.

Kemudian pastikan helm yang kamu jual semuanya sudah berstandar SNI. Utamakan kualitas dan standar keamanan, di samping model helm yang bervariasi.

5. Variasi Produk untuk Jualan Helm

Lebih baik menyediakan banyak pilihan model helm, dibanding hanya menjual satu jenis model. Ada banyak desain helm yang diperuntukan bagi konsumen berbeda. Sehingga target konsumen bisa lebih luas. Berikut ini beberapa jenis helm yang bisa kamu tawarkan:
Helm Standar

Helm standar merupakan pelindung kepala yang paling banyak dipakai orang. Disebut juga dengan nama Helm Half Face, karena bagian dagu tidak tertutup. Keunggulan helm ini yaitu mudah digunakan dan tidak terasa pengap saat dikenakan.

Bagian kaca atau visor, melindungi wajah dari debu yang bisa mengganggu penglihatan pengendara. Jarak pandang pengemudi motor juga lebih lebar.

1. Helm Full Face

Sesuai namanya, helm full face menjaga seluruh bagian kepala. Mulai dari kepala bagian belakang hingga area dagu, semuanya tertutup dengan rapat. Sehingga tingkat keamanannya lebih tinggi dibanding jenis helm yang lain.

Pembeli dari helm full face kebanyakan adalah kaum laki-laki. Serta digunakan juga oleh para pengendara motor yang senang melaju dengan kecepatan tinggi.

2. Helm Retro

Para pengendara vespa atau motor jadul lebih tertarik dengan helm retro. Karena menyesuaikan dengan konsep klasik dari motor yang mereka pakai. Bentuknya sederhana tanpa ada variasi tambahan dan cenderung berbentuk bulat.

Baca Juga 
Ide-Ide Usaha Makanan Kekinian yang Bikin Bisnis Cuan

Helm retro tersedia dalam berbagai jenis motif, warna, dan bahan pelapis luar. Ciri khas lain dari helm retro adalah helm ini tidak memiliki kaca pelindung. Karena itulah sering disebut helm open face. Kalaupun ada, kacanya hanya menutupi bagian mata saja, tidak sampai dagu seperti helm half face.

3. Helm Anak-anak

Sebaiknya kamu juga jualan helm khusus untuk anak-anak. Karena banyak keluarga dengan anak-anak yang masih kecil menggunakan motor saat bepergian. Agar kepala buah hati terlindungi selama di perjalanan, kenakan juga helm yang ukurannya sesuai.

Desain helm anak lebih variatif, full color, dengan gambar karakter-karakter favorit anak. Bentuknya sendiri kebanyakan sama dengan helm yang standar atau helm half face.

4. Helm Modular

Bentuk helm modular mirip dengan helm full face. Perbedaanya yaitu bagian helm yang melindungi rahang, bisa diangkat ke atas. Kaca pelindungnya juga bisa ditarik ke atas.

Sehingga pengendara motor dapat menyesuaikan penggunaannya. Apakah dipakai dengan mode full face atau half face.

5. Helm Motor Offroad

Kamu juga bisa melengkapi jenis helm yang dijual dengan helm khusus untuk offroad. Helm ini mempunyai desain model yang khas. Pada bagian atas helm terdapat penutup seperti topi, lalu bagian pelindung untuk dagu umumnya lebih panjang.

Selain jualan helm kamu juga bisa menyediakan aksesoris atau perlengkapan bermotor lainnya. Seperti sarung tangan, masker, kacamata, pelindung dada, jas hujan, kaca pelindung ganti, lap sampai stiker motor.
Kamu juga dapat menambah pelayanan, seperti servis helm dan juga jasa cuci helm. Sehingga konsumen yang pernah membeli helm dari toko milikmu, bisa datang kembali ketika ingin memperbaiki helm atau membeli aksesoris tambahan.

Baca Juga 
Ini 7 Jenis-jenis Bisnis Rumahan yang Selalu Dicari!

Yuk segera gabung di Smartseller, ada fitur menarik seperti storefront loh. Fitur tersebut mempermudah kamu dalam mencipatakan website toko online pribadimu. Tidak hanya itu, masih ada fitur-fitur lainnya yang keren untuk mempermudah kamu berjualan online tanpa ribet.