Bulan Ramadan tak terasa segera usai, semua orang bersukacita menikmati hari demi hari penuh berkah ini. Puasa lancar, jual beli semakin mengalir, ibadahpun lebih tenang. Beberapa barang jualan yang hanya spesial tersedia di bulan lebaran juga dikeluarkan, seperti aneka kue kering, kurma, baju muslim dan masih banyak lagi.
Namun rezeki sudah ada yang mengatur, ada kalanya stock jualan tidak ludes alias masih terisa. Sedangkan lebaran sudah hampir menjelang dan diri sendiri sudah repot dengan persiapan hari raya. Nah, stocknya bagaimana? Yuk disimak tipsnya:
Stock Makanan
Jika stock yang masih tersisa adalah makanan, seperti kue kering, kurma, minuman, cokelat dan masih banyak lagi maka silakan dicheck masa kedaluwarsanya. Jika masih lama, usai lebaran masih bisa dijual dengan harga diskon. Bagaimana jika sudah menjelang kedaluwarsa?

kue lebaran [sumber]
Stock Pakaian
Pakaian masih aman karena tidak memiliki masa kedaluwarsa. Tapi tetap saja jika sudah tidak tren lagi maka akan susah untuk dijual. Salah satu solusinya adalah dengan memberikan potongan harga dan menjualnya dengan sistem paket. Misal beli 2 diskon 50% misalnya, ini membantu agar stock juga lebih cepat habis.

baju sisa jualan stock lebaran [sumber]
Stock Parcel
Sudah merangkai banyak parcel tapi ternyata tidak laku terjual semua, jika isinya adalah barang pecah belah atau bukan makanan, maka disimpan saja untuk dijual di bulan Ramadan berikutnya. Tidak masalah karena barang-barang tersebut relatif tahan lama dan tidak ada masa kedaluwarsanya.

stock parcel lebaran [sumber]
Stock Barang Lainnya
Hal ini yang dimaksud adalah bukan makanan ataupun parcel. Bisa jadi barang yang lainnya, contohnya saja toples-toples kue, taplak meja dan masih banyak lagi. Ini juga masih memungkinkan untuk dijual di ramadan tahun depannya.

jualan lainnya [sumber]