Tidak hanya surat-menyurat secara online -atau yang biasa dikenal dengan -email-, sekarang manusia sudah tidak asing lagi dengan buat toko online, pakai ojek online, hingga konsultasi dengan dokter pun online juga. Seperti yang sudah kamu ketahui, kita sudah berada di zaman digitalisasi di mana semuanya serba efisien dan segalanya menyelam ke dunia internet. Oleh karena itu, hidup kita tidak lagi hanya terbatas dari pertemuan antara muka dengan muka. Namun, kita sudah bisa mengepakkan sayap lebih lebar lagi untuk bisa mengambil banyak peluang dengan memanfaatkan kemajuan ini tanpa adanya penghalang, baik pada ruang dan waktu.

Para pebisnis pasti setuju dengan poin di atas karena tidak lengkap rasanya jika ingin membangun bisnis tapi tidak buat toko online sebab kini membuat toko online terasa seperti sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh masyarakat yang berkecimpung di dunia bisnis. Dapat dikatakan bahwa di zaman sekarang ini apabila ada entrepreneur yang membuat toko online saja tapi tidak punya toko offline akan lebih dianggap wajar daripada ia mempunyai toko offline tapi tidak punya toko online atau yang biasa disebut sebagai olshop (online shop). Hal ini dikarenakan masyarakat telah terbiasa melakukan kegiatan jual-beli yang dahulu serba offline, kini sudah berpindah ke online seiring meningkatnya penggunaan internet di Indonesia dan semakin mudahnya masyarakat mengakses Internet. Dengan demikian, setidak-tidaknya pebisnis di zaman sekarang pasti punya satu platform digital, entah website, WA Business, atau Instagram, yang digunakan buat toko online-nya, pemasaran ataupun berhubungan dengan pelanggan ataupun calon pembeli meskipun mereka berdomisili di daerah yang cukup jauh dari tempat dimana kita tinggal.

Baca Juga: 7 Manfaat Menjadi Wirausaha Beserta Tips Memulainya

Baca Juga 
Cara Membalas Pesan di Instagram untuk Akun Bisnismu

Meskipun begitu, tak dapat dipungkiri bahwa masih ada sebagian dari masyarakat di Indonesia yang masih belum melek akan digital sehingga belum mengerti bagaimana perihal toko online, mulai dari cara buat toko online hingga mempromosikan produknya via internet. Mereka memiliki beragam alasan kenapa mereka enggan membuat toko online, seperti belum dapat mengikuti perubahan teknologi yang sangat cepat, kurang memiliki rasa percaya terhadap aspek keamanan dari online shop, ataupun masih melekat di pandangannya bahwa memiliki dan membuat toko online merupakan suatu hal yang rumit dioperasikan dan sulit dipahami.

Oleh karena itu, untuk membantu teman-teman pebisnis yang masih belum paham mengenai membuat toko online atau digital marketing, SmartSeller akan menginformasikan beberapa platform digital yang dapat digunakan untuk membuat toko online dan berjualan secara online oleh pemula.

WhatsApp Business

Buat Toko Online

Sudah tidak asing mendengar aplikasi WhatsApp Messenger? Ya, aplikasi yang digunakan oleh puluhan juta manusia untuk saling mengirim pesan, foto, audio, bahkan video. Nah, WhatsApp Business tidak berbeda jauh fungsinya dengan WhatsApp Messenger. Perbedaannya ada di kepentingannya dimana WhatsApp Business digunakan khusus untuk berbisnis dan menciptakan interaksi lebih efisien bagi kamu ke pelanggan sehingga cocok digunakan untuk membuat toko online.

Kamu bisa menikmati fitur-fitur WhatsApp Business untuk mengotomasi, memfilter, dan menanggapi pesan dengan cepat. Tidak hanya itu, kamu bisa memberikan informasi yang esensial perihal bisnis kamu, seperti alamat, email, dan situs web di profil bisnis kamu. Ada juga fitur label yang dapat dipakai untuk mengatur dan menemukan pesan dari pelanggan dengan mudah. Dan yang tidak kalah penting adalah kamu bisa memamerkan produk kamu di katalog.

Aplikasi yang dirancang untuk pemilik bisnis kecil dan mau buat toko online ini dapat dengan mudahnya bisa kamu dapatkan di App Store untuk pengguna iOS atau PlayStore untuk pengguna Android.

Baca Juga 
9 Contoh Produk Inovatif yang Bisa Dijual dan Hasilkan Cuan

Media Sosial

Buat Toko Online

Setiap tahunnya media sosial selalu memberikan terobosan-terobosan baru. Beberapa tahun lalu kita biasanya menggunakan media sosial untuk mengetahui kabar teman atau kerabat kita yang jauh, dan sekarang media sosial banyak digunakan para pebisnis atau pun brand besar untuk menunjukkan eksistensinya. Ada yang memberikan edukasi perihal produknya, ada yang menyediakan informasi umum, dan tidak sedikit juga ada yang menyelenggarakan kompetisi demi meraih perhatian warganet.

Media sosial sering kali dianggap sebagai “wajah”nya brand dimana warganet bisa melihat karakteristik brand yang mereka sukai. Sama seperti WhatsApp Business, media sosial juga dijadikan sebagai penghubung antara pebisnis dengan pelanggan.

Nah, media sosial yang paling banyak diakses oleh warganet adalah Instagram. Aplikasi media sosial yang lahir pada Oktober 2010 silam ini bisa dikatakan memiliki perkembangan yang cukup pesat, salah satunya adalah dengan menghadirkan fitur “Instagram Shopping”.

Dengan menggunakan fitur “Instagram Shopping”, kamu bisa buat toko online kamu dengan mengunggah foto produk kamu dan memberikan tag yang bisa membawa calon pembeli ke informasi lebih lengkap produk tersebut beserta harganya. Tidak berhenti di situ, tentunya Instagram juga memiliki kolom khusus yang dapat diisi dengan produk-produk yang kamu jual sehingga terlihat seperti katalog. Fitur ini juga bisa mengarahkan pembeli untuk memesan langsung produk kamu dan melakukan pembayaran.

E-commerce

Buat Toko Online

Kehadiran berbagai e-commerce dengan promosi-promosinya membuat belanja online semakin marak dilakukan oleh masyarakat. Kenyamanan dan keamanan selalu menjadi dua faktor utama bagi masyarakat untuk memilih e-commerce manakah yang terbaik.

Kamu bisa memasang produk kamu, mengatur harga promosi, hingga berinteraksi dengan pembeli maupun calon pembeli di sini sehingga platform ini banyak digunakan oleh para wiraswasta yang membuat toko online. Kelebihan e-commerce daripada platform lainnya adalah masyarakat dapat memilih kategori produk yang ia beli dan membaca ulasan para pembeli sebelumnya sehingga produk kamu bisa berkesempatan muncul di kolom pencarian. Selain itu, pembeli tidak perlu merasa ketakutan akan penipuan karena pembeli bisa langsung melakukan laporan protes ke pihak e-commerce dengan mudah dan uang tidak akan masuk ke pihak toko apabila kamu belum menekan tombol “Sudah terima pesanan” sehingga kamu bisa meyakini orang sekitarmu ataupun calon pembelimu bahwa belanja di toko onlinemu sangat terjamin keamanannya.

Baca Juga 
Tips untuk Retailer Online Supaya Bisnis Bisa Bertahan saat Ramadan!

Baca Juga: 8 Cara Sederhana untuk Memulai Website Toko Online

Membuat toko online memang menguras waktu dan tenaga. Namun, ini sangat berguna ketika kamu menjalaninya. Apabila kamu memutuskan untuk buat toko online di berbagai platform, kesempatan untuk mendapatkan pelanggan akan terbuka besar. Namun, kamu perlu memikirkan hal-hal penting, seperti jumlah persediaan produk, order, pengiriman, dan interaksi dengan calon pembeli maupun pembeli.

 

Buat Toko Online

Memperbaharui stok dan memperhatikan order dari berbagai platform bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, kamu perlu berkenalan dengan platform seperti SmartSeller yang mampu mengatur pesanan, mengelola stok, memantau pengiriman barang, serta menganalisa bisnis kamu dalam satu paket. Hal ini tentunya akan membuat pekerjaan kamu dalam buat toko online jadi terasa lebih ringan lagi karena kamu cukup melihat satu dashboard yang sudah terhubung dengan platform yang kamu miliki. 

Sekarang sudah tidak ada lagi kata sulit dan rumit dalam membuat toko online, kan? Yuk, jadi salah satu dari puluhan ribu pemilik bisnis online yang sudah tergabung dengan SmartSeller!